Category Archives: blabla

Drives Me Crazy

Have you ever felt like that? Like you want to pull your hair out, or banging you head on the wall. Or.. felt like laughing and crying at the same time. Happened to me just now, and that was the worst feeling ever. I bet that’s what you call being crazy. And it gives me chills since I was this close to become insane ^^;

Because it was already past eleven at night, which means we’re not allowed to make any kind of noisy noises, I prefer to cry -silently- to my heart’s content instead of laughing. It’s kinda hard to LMFAO while suppressing the sound, isn’t it?

Anyway, after that ‘storm’ passes, surprisingly I felt… at peace. And peace really helps me thinking clearly. Though the problem is not solved yet, I managed to collect my thought, compose an email message, and send it to my supervisor.

This is really my first experience of feeling this way. I’ve found problems more challenging than this one during my previous job as software debugger, and even during my preparation for the exam of one course last semester, but never I felt did I feel as desperate as today. Maybe because the pressure is building up, and I find no joy in doing this.

Wait, no joy? At all? Maybe I should consider changing the topic. Or.. I should try harder to find something, something that I missed, that perhaps can help me enjoy the ride. Let’s wait for what my supervisor has to say then.

Nope, I’m not exaggerating, and this is definitely not my hormone talking. Because of the weather? Maybe. It keeps raining almost everyday here. April has never been my favorite month of the year. There’re even times when I avoid meeting people because I’m sure their first question will be…

“So, how’s your thesis going?”

Cazzo.

Mami Snowy, Ibu Berdedikasi

*Huatcihhhh* *huatttcciihm* *sniff sniff*

Maaf, sodara-sodara sekalian, saya alergi debu, dan sekarang terpaksa menulis sambil pegang kemoceng. Dang, tebel bener ya debu di blog ini, setelah tak disentuh dua bulan ^^;

Mungkin karena otaknya habis dipakai belajar mati-matian selama exam session kemarin, rasanya susaaah banget merangkai kata membentuk cerita. I lost my words, and lost my will to write :’( *especially to start writing my thesis ;p*. Nah, kebetulan tadi baru telepon rumah, dan sang Mamah punya cerita lucu, tentu saja tentang tingkah laku ajaib kucing-kucing di rumah. Dan saya pun jadi tergugah *tsahh* lagi untuk menulis. Semoga sama lucunya ketika saya mendengar ceritanya langsung *pastinya lebih lucu kalau saya dan anda sekalian menyaksikan sendiri kejadiannya ;p*.

Tokoh utama kisah ini adalah Mami Snowy, bisa dilihat fotonya di atas *waktu masih gadis*. Sekarang dia sudah menjadi ibu dari entah berapa generasi, mungkin sudah lebih dari 10 kali melahirkan *lebay, tapi mungkin benar sih*. Julukan Mami diberikan sebagai penghargaan karena dia benar-benar ibu yang berdedikasi. Anak-anak kucing yang dihasilkan pun lucu-lucu, sebutlah Nando dan Poca-Poci. Saya masih ingat waktu dia melatih anak-anaknya lari keliling rumah keluar masuk jendela, dan mereka dengan seenaknya melintas di badan saya yang masih tidur lelap ^^;. Atau ketika dia mengajari Poca pup di kebun, jadi pengen upload videonya tapi takut terlalu vulgar, hihi..

Alkisah…

Si Mama sudah bersiap-siap untuk tidur, ketika Mami Snowy tiba-tiba mengriung-ngriung *sebutan untuk suara mengeong Snowy yang khas* mencari anak-anaknya kesana kemari.

Anak-anaknya, yang saya lupa namanya karena memang belum pernah ketemu dan kucing di rumah saat ini sudah mencapai 19 ekor *jadi bingung, siapa anaknya siapa, namanya apa*, lagi asik tidur di bawah meja makan. Karena Mami Snowy heboh, akhirnya mereka bangun, dan si Mamah pun jadi ikut bangun karena penasaran.

Setelah si Mamah melihat Snowy dari dekat, ternyata di mulutnya Snowy ada cicak! Masih hidup pula! Walaupun mungkin sudah lemas hampir mati ketakutan. Si cicak itu pun kemudian dilepas di depan anak-anaknya. Anak-anaknya bengong, mungkin karena baru bangun tidur, dan si cicak pun buru-buru melarikan diri. Sayangnya si cicak tertangkap lagi oleh Snowy, lalu kembali ditaruh di depan anak-anaknya. Snowy mulai mengriung-ngriung lagi, yang mungkin bunyinya, “Ini mama tangkap cicak buat mainan, sana main!”.

Lalu cicak itu pun kemudian dimainkan dengan brutal, sampai buntutnya lepas, dan akhirnya mati lemas…

Hahah, berakhir tragis sih ya, tapi entah kenapa lucu dengernya. Mami Snowy, benar-benar ibu yang berdedikasi b^^d *just like my Mom, hihi*.

Ahh, menulis itu memang menyenangkan… Yuk, mulai nulis lagi!

Update: Ternyata nama anak-anaknya itu tak lain dan tak bukan, Sopa dan Pipa, karena mereka lahir di kala topik ini lagi hot di dunia cyber ^^

Buon Anno 2012!

*picture’s taken from here*

Hampir satu minggu berlalu setelah malam pergantian tahun, dan saya baru menulis sekarang ^^;. Pulang liburan sih, jadi hawanya masih hawa bersenang-senang *cliché ;p*. Ini pun karena tiba-tiba kebangun jam 3 pagi, tenggorokan sedang menggila, batuk tak henti. Jadilah menulis di pagi buta, ditemani secangkir jahe hangat :9.

Kalau akhir tahun 2010 saya lewatkan di tengah lautan orang di Champs-Élysées, Paris *tanpa countdown dan tanpa firework -_-*, tahun 2011 saya tutup dengan (nyaris) sempurna, with toasts, countdown, friends, and.. fireworks by the sea.. in Nice, France *again ^^;*. Nicest moment in Nice… love it! :)

Rasanya baru kali ini saya malam tahun baruan di pinggir pantai. Menyongsong tahun baru sambil berdiri di tepi pantai, ditemani suara debur ombak dan ucapan “Bonne année!”, memandang laut dan kembang api di kejauhan. Sensasinya luar biasa ternyata ^^.

Tak cuma kembang api yang terlihat di langit saat itu, ada sekelompok orang yang menerbangkan Kongming deng a.k.a sky lantern *karena waktu itu kebetulan saya sedang bersama seorang dari Beijing, jadi tahu nama asli dan asal usulnya ;p*. Waktu itu, rasanya ingin minta satu saja, untuk ditulisi new year’s wishes, lalu diterbangkan, siapa tahu permohonannya terkabul… tapi saya malu :”>.

Anyway, looking back to 2011..

Mengutip resolusi yang saya tulis setahun yang lalu

Berlebaran bersama keluarga di rumah, berhasil menyelesaikan kuliah tahun pertama dengan lancar, mengunjungi minimal 3 negara tetangga… adalah beberapa resolusi yang terlintas. Semoga bisa terlaksana :).

Alhamdulillah ketiganya sukses terlaksana ^^ dan bisa dibilang merangkum apa yang terjadi di tahun 2011.

Berlebaran bersama keluarga di rumah. Di awal bulan Juli, saya pulang diam-diam, demi memberi kejutan pada sang sepupu dengan tiba-tiba muncul di acara pernikahannya ;). Setelah berbulan-bulan merantau, akhirnya kesampaian juga menikmati ketupat dan sayur lodeh buatan sang mama ^^.

Setelah menikmati rumah selama 2 bulan lebih, sempat melaksanakan resolusi 2010 saya yang tertunda “belajar naik sepeda”, dan sempat berlibur menikmati indahnya pantai Indonesia, akhirnya saya kembali ke daratan Eropa. Di kota dan universitas yang berbeda :).

Berhasil menyelesaikan kuliah tahun pertama dengan lancar. Tak akan saya bahas lebih lanjut, cukup dengan bersyukur saja ;p. Cerita lebih lengkap bisa dibaca di sini. Dan tahun kedua saya pun dimulai. Entah mengapa, tapi tahun kedua ini rasanya beban kuliah dan proyek lebih berat.

Di tahun 2011 rasanya banyak sekali inisiasi proyek, beberapa sudah selesai, tapi masih banyak yang tertunda dan menunggu untuk diselesaikan >.<. Proyek yang paling utama adalah yang menyangkut thesis. Yosh, semangat ah!

Mengunjungi minimal 3 negara tetangga. Rasanya tahun 2011 bisa dibilang tahun travelling. Setiap ada libur pasti ada agenda berkelana ;p. Kuliah sesulit apapun, travelling wajib… jalan terooss. Semoga… tahun ini pun begitu adanya, hohoho. Terutama semester depan ketika sudah tak ada mata kuliah dan fokus hanya satu… thesis.

Now, here we are in 2012..

Semoga tahun ini pun saya masih diberi kesempatan mengunjungi berbagai tempat di dunia, dan bertemu dengan teman-teman baru, seperti tahun lalu.

Resolusi paling utama tahun ini tentu saja menyelesaikan kuliah dan meraih gelar master. Resolusi kedua… menentukan langkah selanjutnya setelah lulus ;). Sampai sekarang masih blur soalnya, gawat nih. Resolusi terakhir, belajar banyak hal, baik yang saya belum bisa maupun sudah (tapi belum mahir ;p). Sudah ada kok daftarnya, tapi ga akan di-publish ah, malu ;p.

Once again.. Happy new year 2012! Wish you all the best ^^

My Web Design Projects

Web design, dunia yang baru saya kenal di semester pertama kuliah, ketika mengikuti mata kuliah Pemrograman Web. Dan sejak itu, saya langsung jatuh hati ;). Kalau sudah ‘bergumul’ dengan HTML, CSS, Javascript, atau PHP, dan tentu saja.. digital image editor favorit saya, Photoshop, rasanya sulit untuk berhenti. Biasanya sih ga akan berhenti sampai saya cukup puas dengan hasilnya, walaupun bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan monitor dan keyboard.

Hasrat mendesain web ini dulu saya salurkan lewat proyek dan tugas di beberapa mata kuliah. Lalu setelah bekerja saya iseng membeli domain dan hosting, dan menyalurkan hobi saya di situ. Kalau sudah bosan dengan desainnya, dan punya waktu luang plus ide, pasti saya sempatkan untuk mendesain ulang. Just for fun :D

Dimulai secara tak sengaja oleh permintaan seorang teman untuk membuatkan wedding website, dan pesanan-pesanan selanjutnya yang menyusul, saya mulai ‘menjual’ hobi saya. Getting paid while having fun? Why not? ;)

Sejauh ini, baru 3 website yang saya kerjakan. Masih amatir, ehem ;p. Dua di antaranya wedding website, jokomirawedding.com dan reishafatoni.com *kalau sudah tidak bisa dibuka berarti domainnya expired, maklum, wedding website ;p*. Sedangkan yang terakhir (masih belum selesai), dokteranakku.net, sejenis blog berisi artikel tentang kesehatan anak.

Semuanya punya ciri khas desain yang sama, gambar ruangan dengan detail sesuai dengan isinya. Dan semuanya mengandalkan keingintahuan user untuk menemukan link menuju ‘sesuatu’ jika diklik. Mulai bosan sih dengan ide ini, ingin mendesain sesuatu yang lain, tapi nanti dulu deh ^^;

Nah sekarang… yiuks ah, lanjut ke bagian curcol-nya ;p

Read more »

Parliamo Italiano!

Ciao! Io mi chiamo Paramita, sono Indonesiana. Mi piace molto tiramisù!

Dengan bangga saya menyatakan bahwa, saya belum pernah bolos kelas bahasa Italia! Hohoho… Padahal jadwalnya cukup bikin jiper loh, bayangkan, jam 6 sampai 8 malam, dua kali seminggu. Tapi entah kenapa saya semangat bener datang ke kelas, bahkan lebih semangat dibandingkan datang ke kuliah XD.

Sejak awal, sang Signora Insegnante *seterusnya saya sebut SI aja ya* a.k.a ibu guru tak pernah sekalipun menggunakan bahasa selain bahasa Italia, sempet stress sih waktu itu, ga ngerti apa-apa: “Ini orang ngomong apa sih??”. Murid lain sih enak, kebanyakan berasal dari Jerman, Spanyol, atau Perancis yang akar bahasanya sama. Tapi lama-lama, setelah dijejali banyak vocabulary, saya bisa menebak apa maksud perkataan sang SI.

Waktu belajar bahasa Perancis tahun lalu, sebenarnya saya juga semangat, sayangnya cuma di awal. Setelah bolos beberapa minggu dan ketinggalan banyak, akhirnya berhenti >.<. Mungkin karena faktor pengucapan yang tak bersahabat dengan lidah saya. Kalau bahasa Italia, totally tongue friendly! At least for mine ;p Bahkan sempat dipuji oleh sang SI karena pengucapan saya lancar jaya sampai dikira sudah pernah belajar sebelumnya, hihi…

Metode pengajarannya pun menyenangkan, hampir selalu ada games, atau diputarkan video dan lagu untuk melatih listening. And here you go, one of my favorite song…

YouTube Preview Image

Lyric (with English translation)?

È Per Te by Jovanotti. It’s actually a lullaby song. I love it mostly because of the soothing melody, and the song is full of vocabulary that taught me words in Italian :)

È per te ogni cosa che c’è ninna na ninna e… Ahh, makes me sleepy.. buonanotte!